Postingan

Menampilkan postingan dengan label pemimpin

Batas Jatah Pemimpin

Gambar
Oleh: Yanuardi Syukur “Leadership is action, not position, (Kepemimpinan itu aksi, bukan posisi).” --Donald H. McGannon Dari jaman kapak hingga ponsel yang digenggam ini, masalah kepemimpinan selalu menarik. Dalam komunitas sederhana, seperti mereka yang berburu dan meramu, rupanya telah ada pemimpin. Di antara hewan-hewan buas, juga ada yang jadi pemimpin—terutama mereka yang menang dalam sebuah pertarungan. Hingga kini, dalam komunitas yang paling sederhana sekalipun, hingga yang begitu kompleks (seperti negara atau organisasi internasional), ada pemimpinnya—baik yang namanya ketua, ataukah yang diamanahkan kepada sekretaris jenderal. Apa tugas dari pemimpin itu? Kata Henry Kissinger, tugas para pemimpin adalah “menggerakkan orang-orangnya dari tempat mereka sekarang ke tempat yang belum pernah mereka kunjungi.” Berarti bahwa pemimpin itu orang-orang terpilih yang punya visi yang jauh ke depan. Mereka punya impian yang impian itu menggerakkan massa rakyatnya atau komunitasnya untuk m...

Bagaimana Memilih Pemimpin

Gambar
Oleh: Yanuardi Syukur Dalam kampanye, selalu hal menarik, manis, dan meyakinkan yang dipublikasikan oleh para kandidat. Mereka yang bertarung untuk menjadi orang nomor satu di wilayahnya, selalu menyajikan janji serta memperlihatkan wajah yang manis agar dapat dipilih oleh konstituennya. Lantas, dari banyaknya kandidat orang nomor satu (Walikota atau Bupati), bagaimana cara kita memilih yang terbaik? Pertama , lihat  track record -nya. Jika seorang kandidat awalnya duduk di birokrasi pemerintahan, maka kiprahnya selama berada di situ perlu dicermati. Apakah dalam menjalankan amanahnya sebagai PNS, ia lebih cenderung pada kebaikan, pro kepada kepentingan rakyat, dan melayani dengan sesungguhnya atau tidak. Kenapa kita perlu melihat  track record -nya? Karena pengalaman itulah yang kelak akan ia teruskan jika terpilih sebagai orang nomor satu di Kotamadya atau Kabupaten. Mereka yang cenderung untuk “bermain-main” dengan amanahnya sebagai PNS, atau lebih suka memperkaya diri keti...